Batal Pangkas Trotoar, Pemprov DKI Ubah Strategi Atasi Macet Horor di TB Simatupang
- Antara FOTO
Pun, ia mengaku juga sudah sempat merasakan padatnya arus lalu lintas di TB Simatupang bersama sopirnya tanpa dikawal.
“Sehingga saya tahu banget persoalan yang ada, termasuk titik-titik kemacetan yang parah. Tetapi, saya sudah menginstruksikan kepada PAM JAYA, PAL JAYA, Dinas Sumber Daya Air untuk segera menyelesaikan pekerjaan, dan bedengnya nggak boleh lagi yang terlalu luas,” jelas politikus PDIP itu.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo mengumumkan Pemprov DKI batal memangkas trotoar di Jalan TB Simatupang, Jaksel.
Dia bilang rencana pemanfaatan trotoar itu sempat jadi opsi untuk mengurangi kemacetan imbas proyek galian yang sedang berlangsung.
Menurutnya, rencana pemangkasan trotoar itu merupakan salah satu alternatif solusi terkait rekayasa lalu lintas di jalan tersebut. Trotoar yang dimaksud itu berada di area galian PAL Jaya Manhole section 4 atau Jalan TB Simatupang sisi selatan, seberang pintu keluar Gedung Cibis Park hingga simpang tiga Jalan Keramat.
Selain pemangkasan trotoar, Dishub juga mengusulkan sejumlah opsi lainnya, antara lain pengalihan akses keluar Tol Cipete-Pondok Labu ke exit Tol Lebak Bulus atau Pondok Indah serta pembuatan laybay dan pulau lalu lintas di Jalan RS Fatmawati-TB Simatupang.
Namun, setelah dilakukan peninjauan lapangan bersama kontraktor, PAL Jaya, dan Dinas Bina Marga, rencana pemangkasan trotoar itu dinyatakan tidak memungkinkan.