Kementan Tancap Gas Kembangkan Pertanian Dataran Tinggi

Kementan Kembangkan Potensi Pertanian Dataran Tinggi
Sumber :
  • Istimewa

 VIVA Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan), melakukan penguatan terhadap potensi pertanian pada lahan di dataran tinggi. Mengingat potensinya besar, yakni total lahannya mencapai 5,51 juta hektare.

img_title Cegah Pembalakan Liar, Menhut Pasang Plang di Kawasan Bekas Karhutla

Maka ini menjadi strategis untuk pengembangan komoditas pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Sekaligus, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Direktur Jenderal (Dirjen) Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Hermanto, menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus pada percepatan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Termasuk melalui program ”The Development of Integrated System in Uplnad Areas Project (UPLAND)”, sebuah program pengembangan kawasan pertanian dataran tinggi yang didanai oleh IFAD dan ISDB. Program UPLAND bukan sekadar proyek biasa, ini adalah lompatan besar menuju pertanian modern yang terpadu, produktif, tangguh, dan berkelanjutan.

img_title Korem 051/Wijayakarta Gelar Pelatihan Berkebun dan Beternak, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga di Kota Bekasi

"Karakteristik tanah dataran tinggi sangat mendukung untuk ditingkatkan kesuburannya sehingga kemampuan tanah dalam menyediakan kondisi lingkungan untuk mendukung pertumbuhan optimal tanaman di dataran tinggi dapat terpenuhi, " jelas Hermanto. 

Untuk diketahui, program UPLAND ini melalui pendekatan sistem pertanian terpadu yang menyentuh semua rantai produksi dan pasca panen (on-farm dan off-farm), mulai dari:

img_title BGN Bangun Marketplace Loka MBG, Harga Bahan Pangan Bakal Diatur

Dukungan lingkungan sosial dan alamiah yang terintegrasi dengan kebutuhan budidaya;

Pembangunan infrastruktur pendukung, seperti jaringan irigasi, jalan usaha tani, dan alat mesin pertanian;

Penguatan produksi (on-farm) melalui penerapan teknologi, input produksi, dan praktik budidaya modern (Good Agricultural Practices/ GAP);

Peningkatan pascapanen (off-farm) hingga meningkatkan daya saing produk;

Penguatan kelembagaan petani, termasuk pengembangan bisnis petani  dan akses permodalan (microfinance);

Pemberdayaan perempuan melalui pengarusutamaan gender dan penguatan nutrisi keluarga.

Jelas Hermanto, UPLAND adalah salah satu kebijakan strategis Kementan. Program ini menjadi upaya mengurangi kemiskinan masyarakat dan meningkatkan ketahanan pangan di dataran tinggi. Harapannya, akan ada mata pencaharian yang menguntungkan, berkelanjutan, dan tangguh. 

Hermanto juga menegaskan, tujuan tersebut dicapai dengan mengembangkan sejumlah kegiatan terpadu yang dapat meningkatkan produktivitas, peningkatan pendapatan, penguatan mata pencaharian, dan ketahanan petani di lokasi terpilih. 

Lahan Kembali Produktif

Halaman Selanjutnya
img_title