AS dan Iran Dikabarkan Semakin Dekat Capai Kesepakatan Damai

Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei.
Sumber :
  • Istimewa/AI

VIVA Jakarta – Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang selama ini memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan proses negosiasi kedua negara kini memasuki tahap akhir.

img_title Iran Tegaskan Siap Hadapi Perang Panjang dengan AS, IRGC Bicara soal Efek Jera

Media Axios melaporkan bahwa hambatan utama dalam rancangan kesepakatan saat ini hanya tinggal menyangkut penyusunan redaksi atau “penyusunan kata-kata”. Namun demikian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut masih belum mengambil keputusan final terkait kesepakatan tersebut.

Sementara itu, The Washington Times melaporkan Washington dan Teheran berencana mengumumkan finalisasi rancangan kesepakatan damai pada Minggu.

img_title Iran Beri Syarat Selat Hormuz Dibuka Lagi, Minta AS Hentikan Agresi

Sebelumnya pada Sabtu, Presiden Trump mengatakan kepada CBS News bahwa Amerika Serikat dan Iran kini “semakin dekat” mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Iran.

Dalam proses negosiasi tersebut, Washington dan Teheran terus melakukan pembicaraan melalui perantaraan Islamabad. Sejumlah isu strategis yang dibahas meliputi pembukaan Selat Hormuz, penanganan kekhawatiran terhadap program nuklir Iran, hingga pencabutan sanksi.

img_title Selat Hormuz Belum Dibuka hingga 2027, Ekonomi Inggris Bisa Masuk Resesi

Laporan Fox News juga menyebut Trump telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara Timur Tengah terkait perkembangan pembicaraan dengan Iran.

Seorang diplomat yang dikutip dalam laporan tersebut menyatakan negosiasi menunjukkan perkembangan positif dan membuka peluang tercapainya terobosan diplomatik.

“Pembicaraan tersebut sangat positif. Kemajuan baik tengah dibuat,” kata seorang diplomat.

Menurut diplomat tersebut, para pemimpin di kawasan Timur Tengah turut memberikan dukungan terhadap langkah diplomasi yang dilakukan Presiden Trump dalam pembicaraan dengan Iran.

“Pemimpin kawasan sangat mendukung kemajuan dan terobosan Presiden Trump yang tercapai dalam pembicaraan tersebut,” ucap dia.