Menhut Cek Satu per Satu Perintah Prabowo dalam Penanganan Karhutla
- Dok. Kemenhut RI
VIVA –Menteri Kehutanan Raja Antoni turun langsung ke Jambi untuk memastikan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benar-benar dijalankan di lapangan. Raja Antoni menegaskan, setiap arahan yang belum terlaksana akan segera dipercepat.
Hal itu disampaikan Raja Antoni saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Daops Manggala Agni Jambi, Selasa (25/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Kepala BMKG Provinsi Jambi Tri Agus Pramono, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, jajaran Manggala Agni, serta relawan.
Raja Antoni mengatakan kunjungannya ke sejumlah daerah merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden Prabowo yang meminta dirinya terus memantau langsung penanganan karhutla. Setelah Presiden meninjau Kalimantan Barat, ia mendapat tugas untuk mengecek implementasi instruksi pemerintah, baik di tingkat kementerian dan lembaga maupun daerah.
“Sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto kepada saya, saya diminta untuk terus turun ke lapangan. Kemarin Pak Presiden ke Kalimantan Barat sebelumnya, kemudian beliau perintahkan saya untuk mengecek kembali apakah perintah-perintah yang beliau sampaikan baik kepada K/L (Kementerian/Lembaga) di pusat maupun di daerah sudah diimplementasi atau belum, sudah dieksekusi atau belum,” kata Menhut Raja Antoni.
Dalam rapat tersebut, Raja Antoni mengatakan akan menelusuri satu per satu arahan Presiden yang belum dijalankan untuk kemudian mempercepat pelaksanaannya. Ia menekankan koordinasi antarlembaga tidak boleh berhenti pada pembahasan, tetapi harus menghasilkan langkah konkret di lapangan.
“Saya nanti akan cek kira-kira apa perintah beliau yang belum terlaksanakan. Ya nanti satu per satu kita akselerasi agar, beliau selalu katakan, rapat itu produktif, jangan omon-omon saja. Jadi apa yang diperintahkan, kita laksanakan,” ujarnya.
Menurut Raja Antoni, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur. Pemerintah, kata dia, hadir langsung di lapangan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah bersama BMKG, BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, hingga Masyarakat Peduli Api.