Lebarkan Sayap Dakwah, Mathla’ul Anwar Resmikan Perwakilan di Belanda
- Dok. Ist
VIVA Jakarta – Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) resmi mengepakkan sayapnya ke kancah internasional lewat pelantikan Perwakilan Mathla’ul Anwar Belanda di Amsterdam. Langkah strategis ini mengukuhkan komitmen ormas keagamaan tersebut dalam memperluas jejaring pendidikan, riset, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga peluang karier profesional, sembari menebarkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Prosesi pelantikan jajaran pengurus baru dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM. Momentum bersejarah ini berlangsung di sela-sela agenda lawatannya ke Amsterdam guna menghadiri undangan ceramah Istighosah dan Maulid Nabi SAW di Persatuan Pemuda Muslim Eropa (PPME) Al-Ikhlas pada Sabtu (5/6/2026).
Jazuli mengungkapkan bahwa kehadiran cabang di Negeri Kincir Angin tersebut diproyeksikan sebagai pusat informasi dan komunikasi terpadu. Wadah ini diperuntukkan bagi para pelajar, mahasiswa, alumni, hingga seluruh warga MA yang hendak menimba ilmu maupun mengukir karier di Belanda.
"Kita ingin kehadiran MA di Belanda memberikan manfaat nyata, terutama membuka jejaring pendidikan, penelitian, pengembangan SDM, profesional, dan karier bagi keluarga besar MA,” kata Jazuli.
Mengenai misi syiar keagamaan, Jazuli menekankan pentingnya menyajikan syiar Islam yang ramah dan membawa kedamaian di kawasan Eropa. Pendekatan dakwah yang santun menjadi kunci utama dalam memotret wajah Islam di sana.
“Kita berharap MA juga bisa membawa dan menampilkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di Belanda, dengan cara yang santun, menarik, membawa kesejukan, ketenangan, serta kedamaian,” ujarnya.
Melihat potensi besar warga serta pengurus MA yang saat ini sudah menetap, menempuh pendidikan, maupun bekerja di Belanda, Jazuli menilai kolaborasi ini akan menjadi simpul kekuatan baru. Integrasi potensi tersebut diharapkan mampu membuka karpet merah bagi generasi penerus.
Lebih lanjut, beliau membakar semangat para siswa, santri, serta mahasiswa lingkungan MA agar memupuk jiwa global dan tidak ragu mengambil peluang study abroad.
“Anak-anak MA harus punya mimpi besar. Pengalaman pendidikan dan profesional di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM dan pada waktunya memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” katanya.