Harga Emas Menguat, Minyak Dunia Tertekan Setelah AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai

Warga Iran bawa bendera dan foto Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
Sumber :
  • Dok. WANA

VIVA Jakarta – Pasar komoditas global mengalami pergerakan signifikan pada awal pekan setelah Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai yang dimediasi Pakistan. Kabar tersebut mendorong kenaikan harga emas dunia sekaligus menekan harga minyak mentah yang sebelumnya berada dalam tren tinggi akibat ketegangan geopolitik.

img_title Iran Ancam Balas Negara yang Ikut Tekanan AS, Selat Hormuz Masih Jadi Titik Panas

Harga minyak mentah Brent tercatat turun tajam setelah informasi mengenai kesepakatan tersebut beredar di pasar internasional. Sebelumnya, minyak Brent diperdagangkan di atas 87 dolar AS per barel, namun kemudian merosot hingga berada di bawah level 84 dolar AS per barel. Hingga Minggu malam waktu setempat, harga minyak Brent tercatat melemah sekitar 4 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penurunan harga minyak terjadi karena pelaku pasar menilai meredanya konflik antara Washington dan Teheran akan mengurangi risiko gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Selama beberapa bulan terakhir, konflik kedua negara menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga minyak dunia akibat kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan global.

img_title Harga Emas Antam Jumat 21 Agustus 2026 Masih Bertahan di Rp2,725 Juta per Gram

Berbeda dengan minyak, harga emas justru bergerak naik. Logam mulia tersebut kembali menjadi sorotan investor setelah tercapainya kesepakatan yang dinilai dapat mengubah arah kebijakan ekonomi dan pasar keuangan global.

Pada perdagangan Senin pagi, harga emas spot melonjak sekitar 1,8 persen menjadi 4.297,42 dolar AS per ons, sekaligus menjadi level tertinggi sejak 9 Juni 2026. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus juga menguat 1,9 persen hingga mencapai 4.318,10 dolar AS per ons.

img_title Iran Pertimbangkan Serang Aset Militer AS di Eropa Jika Trump Kembali Eskalasi Konflik

Kenaikan harga emas dipicu oleh perubahan sentimen pasar setelah muncul harapan bahwa meredanya konflik akan membantu menekan inflasi global melalui penurunan harga energi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral dan mendorong investor untuk kembali melirik aset safe haven seperti emas.

Kabar mengenai tercapainya kesepakatan damai diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Dalam pernyataannya melalui media sosial X, Sharif menyebut Amerika Serikat dan Iran telah berhasil mencapai kesepakatan setelah menjalani proses negosiasi yang intensif.

Menurutnya, kedua negara sepakat untuk menghentikan seluruh operasi militer secara permanen dan segera di berbagai wilayah konflik. Kesepakatan tersebut juga mencakup penghentian aktivitas militer di Lebanon yang selama ini menjadi salah satu titik ketegangan dalam konflik regional.

Halaman Selanjutnya
img_title