Labschool Ciracas Bangun Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Labsvision 2025

SMP Labschool Ciracas gelar Labsvision 2025.
Sumber :
  • Dok. SMP Labschool Ciracas

VIVA Jakarta – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Labschool Ciracas menyelenggarakan kegiatan Latihan Anak Labschool Visioner, Inspiratif, dan Organisatoris (Labsvision) 2025, di Jakarta, Rabu-Kamis, 27–28 Agustus 2025.

Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Siswa, Labschool Ciracas Gelar Lari Lintas Juang

Bertema “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Berkarakter, Cerdas, dan Tangguh", kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII.

Kegiatan Labsvision 2025 dikemas secara interaktif melalui diskusi, simulasi sidang, serta latihan kepemimpinan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Ratusan Siswa SD di Molawe Sultra Ikut Program MBG

Kepala SMP Labschool Ciracas, Sarmilih, M.Pd. menjelaskan bahwa Labsvision merupakan program pembinaan siswa untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini. “Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal penting bagi kehidupan mereka di masa depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Agustus 2025.

Sebagai bagian dari penguatan materi, sekolah menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, yaitu Pendidik sekaligus Praktisi Komunikasi Ukim Komarudin, M.Pd, Profesional di bidang pembangunan sosial ekonomi sekaligus Akademisi Dimas Oky Nugroho, PhD, Pendidik sekaligus Pengamat Organisasi Satriwan, M.Si, serta Praktisi Organisasi Budiman Prawiroatmojo, S.H.

Sosialisasi 4 Pilar, Habib Idrus PKS Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Kebangsaan

Ukim Komarudin menekankan pentingnya keterampilan retorika dan komunikasi massa sebagai bekal seorang pemimpin. “Pemimpin bukan hanya memiliki visi, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan secara jelas, meyakinkan, dan membangun kepercayaan publik,” katanya.

Sementara Dimas Oky Nugroho menegaskan bahwa kepemimpinan di era baru tidak diturunkan, melainkan dibangun melalui proses panjang. "Kepemimpinan lahir dari pengalaman, keberanian mengambil keputusan, serta konsistensi menjaga integritas. Generasi muda harus berani mengambil peran sebagai agen perubahan, bukan sekadar menjadi penonton,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title