Implementasi Model Pertanian Terpadu Hulu-Hilir Terus Difokuskan Kementan

Hermanto, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan
Sumber :
  • Kementan

VIVA Jakarta – Pengembangan sektor pertanian dan peternakan pada wilayah dataran tinggi, terus dipantau pelaksanannya oleh Kementerian Pertanian (Kementan), melalui program “The Development of Integrated System in Upland Areas Project”.

img_title Modernisasi Pertanian Dinilai Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan

Dua aspek penting diintegerasikan dalam program tersebut yaitu on-farm dan off-farm yang dibungkus dengan model sistem agrisbisnis melalui integrasi hulu ke hilir (produksi, pengolahan, pemasaran). 

Untuk pelaksanaan kegiatan on-farm, yang difokuskan adalah pada peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di dataran tinggi. Teknisnya dengan perbiakan infrastruktur, penyediaan sarana produksi, pelatihan petani, modernisasi pertanian. Dengan begitu maka produksi meningkat dan juga berdampak pada pendapatan petani.

img_title TNI Dilibatkan dalam Program Swasembada Pangan, Menhan Tugaskan AD Kelola Jagung dan Padi

Adapun untuk off-farm, dengan cara memperkuat sisi hilir dengan diversifikasi usaha, pengolahan pasca panen, pembentukan unit usaha bersama, dan fasilitasi pemasaran hingga ekspor. 

Hasil dari program ini sudah diperlihatkan di dua sentra industri andalan. Yakni di Kabupaten Garut, Jawa Barat, salah satunya Desa Sukawangi, Kecamatan Cisurupan, program UPLAND selama 5 tahun terakhir fokus pada pengembangan industri kentang. 

img_title Tanam 1.000 Pohon, PLN Indonesia Power UBP Bali Perkuat Konservasi Lingkungan

Dengan investasi mencapai Rp 80 miliar, program ini membangun infrastruktur pendukung, seperti jalan usaha tani, gudang, serta mendorong penerapan teknologi dan pembentukan korporasi petani untuk pemasaran. 

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementan, Hermanto, Kabupaten Garut punya potensi dalam pengembangan yang sangat besar dengan lahan exsisting seluas 800 hektare. 

"Menerima manfaat secara langsung selama 5 tahun melalui program Upland, berhasil meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut, " katanya. 

Lebih lanjut dijelaskan Hermanto, pemerintah terus melanjutka kegiatan tersebut secara mandiri. Sehingga dapat memberi manfaat ekonomi terutama bagi petani, dan ada peningkatan kesejahteraan pada petan yang berada di dataran tinggi Kabupaten Garut.

Di kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terdapat kopi dengan kualitas premium. Lokasinya dari ketinggian 500 - 1100 mdpl, dan berhasil menembus pasar ekspor pertama kalinya. Sebanyak 17 ton kopi robusta dan arabica asal daerah tersebut telah dikirim ke Dubai, UAE.  

Menurut Bupati Magelang, Grengseng Pamuji. Kabupaten Magelang sebelumnya lebih fokus ke pasar lokal. 

"Melalui kerjasama dengan INFAD dan ISDB di proyek UPLAND, kami melakukan percepatan pemasaran ekspor, Ini adalah pecah telur yang kami harap dapat berlanjut dan memberikan harga yang layak buat petani" ujarnya.