Pengaruh K-Beauty Dorong Tren Pria Bermakeup di Jepang
- VIVA
VIVA Jakarta – Cara pria merawat penampilan di Jepang kini mengalami perubahan signifikan. Jika dulu makeup identik dengan perempuan, saat ini semakin banyak pria yang menjadikannya bagian dari rutinitas harian. Perawatan kulit hingga riasan ringan digunakan demi menciptakan tampilan segar dan profesional. Tren ini dipengaruhi perubahan gaya hidup sejak pandemi COVID-19 serta kuatnya pengaruh industri kecantikan Korea Selatan atau K-beauty.
Seperti dilansir laman Jepang, The Mainichi, salah satu representasi perubahan tersebut adalah Shiyu Miyazaki (27), karyawan bagian penjualan di Japan Tobacco Inc.. Dalam aktivitas sehari-hari, Miyazaki terbiasa mengenakan makeup tipis, baik saat bekerja maupun di luar kantor. Ia memilih riasan yang tidak mencolok—mulai dari base makeup yang sekaligus berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari, maskara alis bernuansa cokelat, hingga lip gloss untuk memberi kesan segar pada bibir.
Ketertarikannya pada dunia kosmetik muncul sekitar dua tahun lalu. Paparan media sosial dan tayangan televisi yang menampilkan pria bermakeup membuatnya menyadari pentingnya penampilan. Dari sana, ia mulai belajar secara mandiri melalui video daring serta berdiskusi dengan teman-teman perempuannya.
Keputusan Miyazaki mengenakan makeup justru mendapat respons positif. Rekan kerja dan klien kerap memuji kondisi kulitnya, bahkan tidak jarang menanyakan rahasia perawatannya. Menurutnya, makeup bukan sekadar soal estetika. “Saat penampilan terasa rapi, kepercayaan diri ikut meningkat. Itu membantu saya lebih siap menghadapi pekerjaan,” tuturnya.
Perhatian Miyazaki tertuju pada kesehatan kulit. Ia rutin melakukan perawatan, termasuk menghilangkan rambut wajah, menjaga kelembapan kulit, serta membatasi konsumsi makanan berminyak dan alkohol. Inspirasi tampilannya datang dari idol pria Korea Selatan yang dikenal dengan kulit glowing. Ketertarikannya itu bahkan membawanya berkunjung langsung ke Korea Selatan dengan fokus mengeksplorasi dunia kecantikan.
Salon dan Toko Kosmetik Ikut Merasakan Dampak
Peningkatan minat pria terhadap makeup juga terlihat jelas di industri kecantikan. Jaringan salon asal Nagoya, Atelier Haruka, mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan pria dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, layanan perapian alis khusus pria meningkat lebih dari enam kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pelanggan didominasi pria usia produktif, mulai dari 20 hingga 40 tahun.