Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Naik, Begini Respons HIPMI
- Dok. Pertamina
“Kenaikan harga BBM non-subsidi di tengah memanasnya geopolitik Timur Tengah merupakan konsekuensi yang sulit dihindari dalam sistem energi global yang saling terhubung,” ujar Kristian.
Ia menjelaskan bahwa dalam perspektif kebijakan publik, penyesuaian harga tersebut tidak semata-mata merupakan keputusan domestik, melainkan respons terhadap ketidakpastian global dan risiko pasokan energi.
Kristian menambahkan bahwa batas kenaikan harga perlu mempertimbangkan daya beli masyarakat serta potensi dampaknya terhadap inflasi. Kenaikan dalam kisaran tertentu dinilai masih dapat dikelola tanpa menimbulkan gejolak yang signifikan.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya respons yang proporsional, baik dari pemerintah maupun masyarakat, dalam menghadapi kondisi ini.
“Pemerintah juga diharapkan mampu merespons dengan kebijakan yang transparan, bertahap, serta memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan,” ungkapnya.
Dengan demikian, kenaikan harga BBM non-subsidi tidak hanya dipandang sebagai tekanan ekonomi, tetapi juga sebagai momentum untuk mendorong efisiensi energi serta mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.