AHY: IWAPI Perkuat Peran Perempuan Pengusaha dalam Ekonomi Nasional

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Munas IWAPI 2026
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong perempuan pengusaha Indonesia tidak sekadar naik kelas, tetapi mampu melakukan lompatan usaha agar semakin besar, kompetitif, dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

img_title Reaksi Keras AHY soal Dugaan Penyadapan Presiden: Usut Siapa yang Memerintahkan!

Menurut AHY, perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi Indonesia, terutama melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karena itu, kata dia, penguatan kapasitas, transformasi digital, akses pembiayaan, serta perluasan pasar menjadi faktor penting untuk mendorong pengusaha perempuan berkembang.

Hal tersebut disampaikan AHY saat menjadi pembicara kunci dalam Musyawarah Nasional (Munas) X Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) 2026 di Hotel Borobudur Jakarta. Munas kali ini mengangkat tema ‘Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan Melalui Sinergi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045’.

img_title Sentra Kuliner Lenteng Agung Makin Cantik, Strategi Baru Bikin Warga Betah Jajan di Jaksel

“Sekitar 65% atau 37 juta perempuan berada di sektor UMKM. Angka tersebut menunjukkan besarnya kontribusi perempuan dalam aktivitas ekonomi nasional,” kata AHY melalui keterangannya pada Rabu, 4 November 2026.

Namun, ia menekankan tantangan berikutnya adalah mendorong lebih banyak pelaku usaha berkembang menjadi bisnis yang lebih besar. Berdasarkan data, kata dia, baru 36% pelaku usaha di Indonesia yang masuk kategori di atas UMKM.

img_title Wisuda UNAS 2026: Perkuat Mutu Akademik, Cetak Lulusan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045

"Kalau kita terus dorong IWAPI, kita bukan hanya bisa lulus atau naik kelas, bahkan melampaui lompatan-lompatan yang membuat ekonomi Indonesia juga semakin tumbuh dengan progresif," ujarnya.

Selain itu, lanjut AHY, dalam menghadapi perubahan ekonomi global juga penting penguasaan teknologi, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, dan transformasi digital.

“Perkembangan teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi dunia usaha. Pengusaha perempuan harus memiliki keterampilan memadai agar mampu memanfaatkan perkembangan tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar,” jelas dia.

Untuk itu, AHY mendorong IWAPI menjadi jembatan bagi perempuan pengusaha, khususnya pelaku UMKM yang belum terhubung dengan pasar digital dan perdagangan elektronik atau e-commerce.

“Perempuan pengusaha memiliki pasar domestik yang sangat besar. Peluang tersebut semakin terbuka apabila mampu menjangkau pasar ASEAN yang hampir mencapai 700 juta penduduk hingga pasar internasional,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title