Ada 203 Anak Ditangkap Dalam Aksi di Depan DPR RI

Sejumlah Pengunjuk Rasa di Depan DPR RI
Sumber :
  • ANTARA

VIVA Jakarta – Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Senin kemarin, diwarnai kericuhan yang sudah berlangsung sejak siang dan berlanjut sampai malam hari. Aparat keamanan membubarkan massa menggunakan water canon dan gas air mata. Massa melempari aparat menggunakan batu dan benda keras lainnya.

Imbauan Muhammadiyah Ditengah Demo Memanas: Elit Politik Introspeksi, Tak Lukai Hati Rakyat

 

Dalam aksi tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan pendemo termasuk dari unsur anak-anak. Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Kondisi Belum Kondusif, Transjakarta Setop Seluruh Layanan Sabtu 30 Agustus 2025 Pagi

 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengawasi proses pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya terhadap ratusan anak yang terlibat unjuk rasa depan Gedung DPR/MPR/DPD RI.

Tujuh Halte Transjakarta Dibakar Massa Imbas Demo Ricuh di Jakarta

 

Komisioner KPAI Sylvana Maria menyebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta dalam pengawasan tersebut.

 

"Kami melakukan pengawasan lewat kordinasi dengan polisi, Dinas PPAPP dan bicara langsung dengan anak-anak yang diamankan," kata Sylvana saat dihubungi di Jakarta, Selasa, seperti dikutip dari Antara.

 

Pihaknya hendak memastikan hak anak-anak yang diamankan pihak Kepolisian itu terpenuhi.

 

"Dari KPAI pasti (menjamin pemenuhan hak anak). Saya sudah di Polda Metro Jaya dari jam 07.30 WIB sampai sekarang. Menunggu tunggu anak-anak yang sedang digali informasi pendalaman oleh polisi," kata dia.

 

Informasi sementara, kata Sylvana, ada sebanyak 203 anak yang diamankan pihak Kepolisian dalam aksi depan Gedung Parlemen pada Senin (25/8) malam.

 

"Menurut info 203 anak. Tapi angka pastinya saya sedang tunggu info resmi polisi," katanya.

 

Demo pada 25 Agustus yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI tanpa mobil komando maupun koordinator lapangan, bahkan pada aksi itu sejumlah pelajar ikut bergabung.

 

Pantauan di lokasi, sejumlah anak sekolah yang mengenakan pakaian putih abu-abu ikut masuk ke lokasi aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Senin.

 

Padahal sebelumnya petugas Kepolisian sudah menghalau agar para siswa tidak masuk dengan tidak memberikan izin kepada mereka.

 

Mengetahui adanya haluan dari petugas, sejumlah massa yang berkumpul di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI kemudian menjemput para pelajar agar bisa masuk ke lokasi demo. (Ant)