Komdigi Ingatkan Industri Televisi: Jangan Kalah Kreatif dari Content Creator
- Dok. Komdigi
Pada kesempatan yang sama, Head Product Tempo Digital, Rianda Zulhamjani, menyoroti penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di dunia penyiaran. Menurutnya, etika harus tetap dijunjung tinggi agar teknologi hanya berfungsi mempercepat distribusi informasi tanpa merusak integritas jurnalistik.
“Karena inti dari penyiaran adalah kepercayaan masyarakat. Kepercayaan publik menjadi modal utama. Sekali publik merasa ditipu, masa trust akan hilang. Masyarakat berhak tahu apakah konten dibuat manusia atau AI,” ujar Rianda.
Sementara itu, Tenaga Ahli Komdigi sekaligus Creative Advisor, Motulz Anto, mengingatkan bahwa teknologi selalu membawa dua sisi.
“Ia (teknologi) bisa menjadi mandaat namun juga bisa menjadi mudarat,” katanya.
Kegiatan yang diselenggarakan Komdigi ini bertujuan memperkuat kapasitas pejabat fungsional penyiaran TVRI. Fokusnya pada penguasaan keterampilan teknis, kemampuan produksi, hingga literasi digital yang semakin relevan di era pemanfaatan AI.