Sindir Gus Yahya Ceroboh soal Undang Tokoh Pro Israel, Aliansi Santri Yogya: Melukai Hati Nahdliyyin
- Istimewa
Dalam pernyataan sikapnya, massa aliansi santri nahdliyyin Yogyakarta menyampaikan pernyataannya. Thoha mengkritisi Gus Yahya ceroboh soal undangan Berkowitz.
"Menyayangkan kecerobohan Yahya Cholil Staquf dan jajaran PBNU yang telah mengundang agen-agen zionis Israel kedalam pengkaderan AKN PBNU. Hal itu, melukai hati Santri dan Nahdliyyin,” ujar Thoha, tentang isi pernyataan sikap.
“Dan (yang dilakukan PBNU), merusak marwah dan nama baik jamiyyah Nahdlatul Ulama, serta menciderai komitmen jamiyyah dalam melawan segala bentuk kolonialisme,” tuturya.
Dijelaskan Thoha, keseluruhan pernyataan sikap aksi massa aliansi santri nahdliyyin Yogyakarta ditujukan untuk menyelamatkan NU dari antek-antek zionis. Ia pun mengajak nahdliyyin bergerak meminta pertanggung jawaban Gus Yahya yang telah membawa NU pada kondisi berbahaya.
“Situasinya bisa berbahaya bagi masa depan NU. Maka, dalam aksi ini kami mendesak agar Gus Yahya dilengserkan dari Ketua Umum PBNU. Ya, mundur atau dicopot lah karena mengkhianati kemulian jam’iyyah NU,” ujarnya.
Figur Gus Yahya terus dikaitkan dengan tokoh pro Israel Peter Berkowitz dalan acara NU. Kritik bermunculan karena Gus Yahya dikabarkan yang mengundang Berkowitz untuk hadir dalam acara Akademi Kepemimpinan Nasional (AKN) NU.
Selain AKN NU, Berkowitz juga sempat hadir saat acara di kampus Universitas Indonesia (UI). Nah, Gus Yahya merupakan Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) UI.