Ambisi Besar Prabowo di Medan Pertahanan

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Sumber :
  • Tangkapan layar

2. Penguatan Pertahanan Maritim melalui Kapal Selam Scorpene Evolved Berteknologi Litium-Ion

img_title Dua Tahun Memimpin, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Indonesia Makin Berintegritas

Sebagai negara kepulauan yang berada di jalur pelayaran internasional, Indonesia membutuhkan kemampuan pertahanan maritim yang kuat. Pengamanan wilayah perairan, jalur perdagangan, dan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) menjadi bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan nasional.

Pameran alutsista. (Foto Ilustrasi)

Photo :
  • Dok. Indo Defence

img_title Halal 20 Makin Mendunia, Haikal Hasan Tegaskan Visi Halal Indonesia untuk Masyarakat Dunia

Salah satu program strategis di sektor ini adalah kerja sama pembangunan kapal selam Scorpene Evolved antara Naval Group dari Prancis dan PT PAL Indonesia.

Kapal selam tersebut dikembangkan dengan teknologi baterai litium-ion yang berpotensi meningkatkan daya tahan operasi bawah laut. Kemampuan bergerak secara senyap menjadi salah satu keunggulan penting kapal selam dalam menjalankan misi pengawasan, pengumpulan informasi, dan penangkalan terhadap potensi ancaman maritim.

img_title Sekjen APLKI Saiful Chaniago Beberkan Program Ekonomi Kerakyatan Era Prabowo, Optimis Pertumbuhan 8 Persen

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi peningkatan kapasitas industri pertahanan nasional, khususnya dalam penguasaan teknologi, pembangunan kapal, serta pemeliharaan alutsista bawah laut.

Dalam jangka panjang, penguatan armada kapal selam diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Indonesia menjaga wilayah perairan strategis sekaligus mengurangi ketergantungan pada teknologi luar negeri.

3. Modernisasi Armada Darat melalui Tank Harimau dan Panser Pandur

Modernisasi TNI Angkatan Darat turut menjadi bagian penting dalam pembangunan kekuatan pertahanan nasional. Pengembangan Tank Medium Harimau melalui kerja sama industri pertahanan Indonesia dan Turki, serta pengadaan kendaraan tempur Pandur 8x8, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan tempur pasukan darat.

Tank Harimau dikembangkan untuk mendukung operasi di berbagai kondisi medan, sedangkan kendaraan tempur Pandur 8x8 dirancang untuk menunjang mobilitas pasukan dan operasi infanteri mekanis.

Penguatan kendaraan tempur tersebut diharapkan meningkatkan mobilitas taktis, perlindungan personel, serta kemampuan menghadapi beragam ancaman di wilayah daratan.

Di sisi lain, pengembangan alutsista darat juga perlu diikuti peningkatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri. Penguasaan teknologi, ketersediaan suku cadang, kemampuan perawatan, dan kesinambungan produksi menjadi faktor penting untuk memastikan kesiapan operasional alutsista dalam jangka panjang.

4. Penambahan Personel dan Penguatan Struktur Komando TNI AD

Penguatan pertahanan darat tidak hanya dilakukan melalui pengadaan kendaraan tempur, tetapi juga melalui pengembangan organisasi dan penempatan personel.

Halaman Selanjutnya
img_title