Mudik Gratis Nataru 2026 Dibuka 2 Desember, Ada 70 Bus ke 10 Kota

Ilustrasi Mudik
Sumber :
  • VIVA

VIVA Jakarta – Masyarakat yang ingin bepergian saat libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) bisa memanfaatkan program mudik gratis yang kembali disiapkan pemerintah. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan kuota untuk 2.882 penumpang dengan dukungan 70 unit bus menuju 10 kota di Pulau Jawa.

img_title Pemerintah Siapkan Usulan WFA Jelang Nataru, Antisipasi Lonjakan Arus Kendaraan

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan lebih hemat sekaligus mendukung pengelolaan arus lalu lintas selama libur akhir tahun.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan layanan mudik gratis untuk periode Nataru tahun ini difokuskan pada transportasi darat.

img_title Pemerintah Siapkan Diskon Tiket hingga 30 Persen, Berlaku untuk Nataru 2026/2027

“Ada mudik gratis. Untuk di darat kita menyiapkan 70 bus untuk 10 kota tujuan,” kata Aan seperti dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Rabu 28 Oktober 2026.

Adapun kota yang masuk dalam daftar tujuan meliputi Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Madiun.

img_title Program Cek Kesehatan Gratis Ungkap Jutaan Warga Alami Hipertensi dan Diabetes

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada 2 Desember 2026 melalui situs resmi Kemenhub. Sementara itu, keberangkatan peserta direncanakan berlangsung pada 22–23 Desember 2026.

Calon peserta sebaiknya memantau pengumuman resmi untuk mengetahui persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan ketersediaan kuota pada masing-masing tujuan.

Mudik gratis hanya melayani perjalanan satu arah

Berbeda dari layanan yang mungkin diharapkan sebagian masyarakat, program mudik gratis Nataru kali ini hanya melayani perjalanan keberangkatan. Pemerintah tidak menyediakan fasilitas untuk perjalanan arus balik.

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Rudi Irawan, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi program tahun sebelumnya. Saat itu, jumlah penumpang yang menggunakan layanan bus untuk arus balik dinilai belum memenuhi kapasitas yang tersedia.

“Saat ini masih berangkat saja, karena evaluasi tahun lalu kadang peminatnya (arus balik) nggak full. Jadi sekarang coba dioptimalkan untuk berangkatnya,” ujar Rudi.

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat yang mengikuti program ini perlu menyiapkan rencana perjalanan pulang secara mandiri.

Pengawasan transportasi diperkuat

Selain menyediakan fasilitas mudik gratis, Kemenhub menyiapkan dukungan teknologi untuk membantu pengawasan transportasi selama masa libur Nataru.

Aplikasi MitraDarat akan menghadirkan fitur peta tematik yang memuat informasi pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check. Fitur ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengawasan kondisi kendaraan yang digunakan dalam operasional transportasi.

Halaman Selanjutnya
img_title