DKI Jakarta Gandeng Kuala Lumpur dalam Program Sister City

Gubernur Jakarta Pramono Anung (kiri).
Sumber :
  • Antara FOTO

VIVA Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng Kota Kuala Lumpur Malaysia menjalin kerja sama 'sister city'. Dengan kerja sama itu, jadi wadah konkret untuk mengatasi tantangan bersama dan membangun kota yang tangguh, layak huni, serta berkelanjutan.

img_title Transportasi Publik Jakarta Masuk 15 Besar Dunia, Integrasi MRT hingga Transjakarta Jadi Kunci

"Kami menghadapi tantangan serupa mulai dari kemacetan lalu lintas, peningkatan kebutuhan layanan publik, hingga ancaman perubahan iklim. Namun, memiliki peluang besar untuk saling belajar dan mendukung,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin. 

Adapun momen penandatanganan Surat Pernyataan Kehendak atau Letter of Intent (LOI) untuk kerja sama itu dilakukan oleh Pramono dan Wali Kota Kuala Lumpur, Dato’ Seri Maimunah di Kuala Lumpur, Malaysia. 

img_title Cegah Banjir Jakarta, Dua Embung di Cipayung Resmi Beroperasi dengan Kapasitas 36.550 Meter Kubik

Sister city merupakan hubungan kerja sama resmi antara dua kota di negara yang berbeda. Tujuan Sister City untuk membangun persahabatan, pertukaran budaya, pendidikan, ekonomi dan kadang kerja sama teknis.

Penandatanganan kerja sama dengan Kuala Lumpur merupakan yang ketiga dalam enam bulan terakhir. Sebelumnya dengan Chungcheongnam-do (Korea Selatan) dan Heidelberg (Jerman).

img_title MRT Jakarta Ditargetkan Tembus Kota Tua, Ganjil-Genap Bakal Dihapus?

Pramono bilang melalui kerja sama itu, kedua kota yakni Jakarta dan Kuala Lumpur sepakat memperkuat kolaborasi di berbagai bidang strategis.

Kolaborasi itu meliputi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pencegahan dan penanggulangan banjir. Selain itu, pembangunan gedung hijau dan dekarbonisasi energi, transportasi berkelanjutan, pengelolaan sampah, serta pertukaran budaya dan pariwisata.

Lebih lanjut, Pramono menuturkan, kerja sama ini bukan hanya bersifat simbolis. Tapi, juga menjadi wadah konkret untuk mengatasi tantangan bersama dan membangun kota yang tangguh, layak huni, serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Sementara, Wali Kota Kuala Lumpur Dato’ Seri Maimunah mengapresiasi atas kunjungan Pramono. Bagi dia, kedatangan Pramono punya isyarat penuh makna yang sangat dihargainya. 

"Kemitraan antara Kuala Lumpur dan Jakarta semakin kuat dan saya optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi kedua kota,” kata Maimunah. (Ant)