IPC TPK Buka Kuartal IV Dengan Peningkatan Kinerja 13,1 Persen

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)
Sumber :
  • Dok. IPC

VIVA Jakarta – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) konsisten mempertahankan tren positif kinerja operasi terminal. Hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhan petikemas 13,1 persen pada periode Januari Oktober 2025 dibanding periode yang sama di tahun 2024. 

img_title IPC TPK Catat Arus Peti Kemas 2,83 Juta TEUs hingga September 2026, Tumbuh 8,2 persen

Pada periode Januari Oktober 2025 kinerja operasi IPC TPK tercatat sebesar 2.947.775 TEUs, lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2024 sebesar 2.604.740 TEUS.

"Peningkatan layanan terus kami terapkan guna memberikan kepastian bagi para pengguna jasa dengan mengutamakan penerapan Environmental, Social and Governance (ESG)," ujar Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa, 18 November 2025.

img_title Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Ditargetkan Rampung 2027, Ini Manfaatnya

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)

Photo :
  • Dok. IPC

Adapun pertumbuhan arus petikemas pada periode Januari Oktober 2025 didominasi oleh peningkatan pengiriman beberapa komoditas unggulan di wilayah Sumatera. 

img_title Perkuat Transformasi Cikarang, LippoLand Hadirkan OAZE Lakeside Homes

Peningkatan kinerja operasi di Area Panjang sebesar 24,25% disebabkan oleh meningkatnya ekspor pada komoditas Refined Glycerine (458,9%), Coffee (199%), Rubber (173,7%), Frozen Shrimp (133,1%) hingga Fresh Banana (123,5%). 

Dilanjut dengan peningkatan kinerja operasi di Area Palembang sebesar 8,43% yang peningkatannya terjadi karena pertumbuhan ekspor beberapa komoditas seperti Rubber (115%), Coconut (119%) dan Wood Product (139%). 

Kinerja operasi di Area Teluk Bayur juga kian meningkat dengan pertumbuhan 15,76% disebabkan oleh meningkatnya muatan ekspor komoditi Gambier lebih dari 100% dan Cassia Vera sebesar 6,25%. Peningkatan kinerja operasi IPC TPK juga terjadi karena meningkatnya volume petikemas di Area Tanjung Priok 1 sebesar 11,7%, Area Tanjung Priok 2 sebesar 5,6% dan Area Pontianak sebesar 7,6%.

Adapun jumlah pelayanan kapal yang sandar di terminal IPC TPK juga mengalami peningkatan 5,7%. Pada periode Januari Oktober 2025 jumlah kapal yang dilayani sebanyak 4.349 unit. Jumlah tersebut lebih besar dibanding periode yang sama di tahun 2024 sebanyak 4.114 unit.

Sejumlah peningkatan pelayanan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pelanggan serta mewujudkan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social and Governance) di lingkungan IPC TPK. 

Salah satu penerapannya yaitu peluncuran sistem Single Billing PARAMA. Sistem yang dirancang untuk menyediakan portal terpadu bagi pengguna jasa yang memungkinkan pengguna jasa dapat melakukan request kegiatan mulai dari receiving/delivery hingga kegiatan pendukung lainnya secara daring. Dengan hadirnya PARAMA, diharapkan dapat menciptakan proses layanan yang semakin efisien, transparan dan ramah lingkungan.

Halaman Selanjutnya
img_title