Di Bawah Menteri Dody, IKM Kementerian PU Tembus 89,76

Menteri PU Dody Hanggodo
Sumber :
  • Dok. Kementerian PU

VIVA Jakarta – Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) menunjukkan kualitas pelayanan publik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Pada 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) kementerian tersebut mencapai 89,76 atau masuk kategori sangat baik.

img_title Lewat Yeosu World Island Fair 2026, Novita Hardini Tekankan Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

“Skor IKM Kementerian PU menunjukkan hasil positif dalam 5 tahun terakhir. Tahun lalu, kategorinya sangat baik. Ini perlu kita apresiasi,” kata Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (PU) Bidang Hubungan Antar Lembaga adalah Dr. Triono Junoasmono di Jakarta, dikutip Kamis (30/7/2026).

Triono menjelaskan, tren peningkatan IKM berlangsung secara konsisten sejak 2021. Saat itu, skor IKM tercatat sebesar 78,25, kemudian meningkat menjadi 83,59 pada 2022, naik lagi menjadi 86,18 pada 2023, mencapai 88,22 pada 2024, dan akhirnya menembus angka 89,76 pada 2025.

img_title Ditpolairud Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Penyelundupan 150 Ribu Benih Bening Lobster

Survei tersebut melibatkan 635 responden yang mewakili 50 Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Balai dari lima unit organisasi di lingkungan Kementerian PU. Kelima unit tersebut meliputi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Menurut Triono, komposisi responden tersebut dinilai cukup representatif untuk menggambarkan kondisi pelayanan publik Kementerian PU. Pengumpulan data dilakukan melalui survei kuesioner pada 15 September hingga 5 Oktober 2025 dengan menggunakan formula Krejcie and Morgan.

img_title Pakar ITB Nilai Target Lifting Minyak 2027 Realistis, Sumur Rakyat Bisa Jadi Penopang

Berdasarkan profil responden, sebanyak 68 persen merupakan laki-laki dan 32 persen perempuan. Kelompok usia 31-40 tahun mendominasi dengan porsi 30 persen, disusul usia 41-50 tahun sebesar 26 persen, usia 26-30 tahun sebesar 17 persen, usia di atas 50 tahun sebesar 14 persen, dan usia di bawah 25 tahun sebanyak 13 persen.

Dari sisi pendidikan, mayoritas responden merupakan lulusan S1 dengan persentase 62 persen. Selanjutnya, lulusan S2 sebanyak 17 persen, lulusan SMA/SMK sebesar 12 persen, lulusan D3/D4 sebesar 6 persen, dan sisanya 3 persen berasal dari jenjang pendidikan lainnya.

Hasil survei juga menunjukkan tiga aspek pelayanan yang memperoleh penilaian terbaik, yakni prosedur pelayanan, kompetensi petugas, serta persyaratan pelayanan.

Meski demikian, terdapat tiga aspek yang masih perlu ditingkatkan, yaitu kualitas produk pelayanan, sarana dan prasarana, serta penanganan pengaduan masyarakat.

Triono mengatakan, Survei Kepuasan Masyarakat sepanjang 2025 memberikan gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian PU. Sementara itu, Forum Konsultasi Publik (FKP) diselenggarakan sebagai ruang dialog antara Kementerian PU dan para pemangku kepentingan.

Halaman Selanjutnya
img_title