Dukung Program Prabowo, Menteri Dody Kebut Pembangunan Irigasi dan Jalan di Merauke

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
Sumber :
  • VIVA/Siska Permata Sari

VIVA Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan jaringan irigasi, infrastruktur pengendalian banjir, dan jalan di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

img_title Prabowo Pamer Keberhasilan B50, Pakar: Devisa Kita Tidak Terkuras oleh Impor BBM Lagi

Proyek tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan infrastruktur pertanian harus memberikan manfaat nyata bagi petani, tidak sekadar menyelesaikan pembangunan fisik. Menurutnya, infrastruktur harus mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi sehingga kesejahteraan petani ikut meningkat.

img_title Kapal J7 Explorer Milik Haji Isam Dikerahkan Dukung Proyek Ketahanan Pangan di Merauke

“Tidak boleh ada tambahan cost lagi bagi petani. Cost para petani harus serendah-rendahnya. Keuntungan para petani harus setinggi-tingginya. Sehingga kehidupan petani makin hari makin layak, makin bagus,” kata Dody dalam keterangannya.

Hingga Juli 2026, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU telah membangun saluran irigasi primer di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Merauke sepanjang 44 kilometer atau sekitar 32,5 persen dari target total 135,4 kilometer.

img_title Prabowo Tekankan Disiplin Anggaran: Setiap Rupiah Harus Punya Tujuan

Pembangunan saluran irigasi sekunder juga terus berjalan dengan progres mencapai 16,31 kilometer dari target 61,6 kilometer atau sekitar 26,5 persen. Keberadaan saluran primer dan sekunder tersebut menjadi bagian penting dalam mendistribusikan air ke kawasan pertanian.

Sementara itu, pembangunan jaringan irigasi di lahan percontohan seluas 1.200 hektare telah mencapai 88 persen. Dari total kebutuhan sepanjang 24,2 kilometer, sekitar 20,45 kilometer jaringan irigasi telah selesai dibangun.

Selain menjamin ketersediaan air, Kementerian PU juga membangun infrastruktur pengendalian banjir mengingat kawasan Wanam didominasi lahan rawa yang memerlukan pengelolaan tata air secara terpadu. Hingga saat ini, progres pembangunan Paket I mencapai 39,02 persen dan Paket II sebesar 36,65 persen.

Pangkas Biaya Logistik

Di sektor konektivitas, Direktorat Jenderal Bina Marga mempercepat pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting guna memperlancar distribusi pupuk, benih, alat pertanian, hingga hasil panen sehingga biaya logistik dapat ditekan.

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I telah mencapai progres 3,59 persen, lebih tinggi dari target rencana sebesar 1,30 persen. Meski konstruksi masih berlangsung, sepanjang 58 kilometer ruas jalan sudah dapat dilalui kendaraan.

Sementara itu, pembangunan Segmen II mencatat progres 10,06 persen. Dari target sepanjang 80 kilometer, sekitar 50 kilometer trase jalan telah berhasil dibuka.

Halaman Selanjutnya
img_title