Gandeng Unhas, PERADI Profesional Siapkan Program Pendidikan Profesi Advokat
- Dok. Ist
Situasi tersebut, menurut Yuhelson, berdampak pada persoalan kualitas dan standar mutu para praktisi hukum. Oleh sebab itu, hadirnya PPA di Unhas diharapkan menjadi solusi konkret untuk mendongkrak standar kualitas calon advokat.
“Nah, melihat fenomena yang terjadi selama ini, di mana kualitas dan mutu advokat sistem rekrutmennya itu terlalu mudah, sehingga kita melihat ada fenomena kualitas advokat itu terdegradasi. Sehingga keinginan mulia dari Unhas bersama PERADI Profesional adalah untuk meningkatkan mutu lulusan dari calon-calon advokat ini,” ungkap Yuhelson.
Focus Group Discussion (FGD) persiapan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Advokat Fakultas Hukum Unhas bersama PERADI Profesional.
- Dok. Ist
Melalui kehadiran PPA, ia berharap marwah profesi advokat dapat dipulihkan kembali sesuai dengan khitahnya sebagai profesi yang mulia (officium nobile).
Yuhelson menambahkan, PPA hadir menjadi opsi bagi masyarakat luas untuk memperoleh layanan dari advokat yang telah menempuh latar belakang pendidikan profesi dengan proses pembelajaran yang jauh lebih komprehensif.