Prabowo Disarankan Bentuk Komite Fraksi Rakyat Melalui Perpres, Ini Alasannya
- ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto/sgd.
VIVA Jakarta - Insiden demo ricuh di sekitaran Gedung DPR menyebabkan tewasnya driver ojek online atau ojol karena dilindas rantis Brimob terus memantik perhatian. Presiden RI Prabowo Subianto pun sudah menyampaikan pernyataan terkait kasus tewasnya ojol.
Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif, Yudi Syamhudi Suyuti punya saran agar Presiden Prabowo membentuk Komite Fraksi Rakyat melalui Peraturan Presiden atau Perpres. Usulan dari Yudi itu juga disuarakan Direktur Indonesiaan Club Hartsa Mashirul.
Yudi menjelaskan pernyataan Prabowo dimaknai bahwa kepala negara bersikap ambil tanggung jawab atas keberlangsungan negara. Dia bilang posisi negara yang dipimpin Prabowo adalah demi kepentingan rakyat, termasuk mengecam terjadinya tragedi tewasnya driver ojol Affan Kurniawan.
Pun, instruksi Prabowo juga jelas bahwa proses secara hukum atas kematian pemuda 21 tahun itu. "Bagi kami sikap demokratis Presiden dalam hal menegakkan demokrasi di Indonesia adalah sikap yang kami apresiasi dan junjung tinggi," kata Yudi, dalam keterangannya, Jumat, 29 Agustus 2025.
Ia bilang pihaknya Bersama Indonesian Club menyerap aspirasi bersama rakyat dan massa aksi yang berdemonstrasi menyalurkan aspirasi-aspirasi rakyat. Langkah itu dilakukan secara teliti dan penuh khidmat dengan memohon petunjuk dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mengambil sikap organisasi.
Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif Yudi Syamhudi Suyuti.
- Istimewa
Menurut dia, JAKI Kemanusiaan Inisiatif & Indonesian Club sebagai organisasi masyarakat sipil menyatakan sikap bahwa telah menyerap pesan-pesan kritis secara demokratis. Pesan itu dari aksi demonstrasi massa rakyat yang terdiri dari beberapa pesan.