Alya, Usia 9 Tahun Luncurkan 3 Buku Berbahasa Inggris

Putri Alya Sidik, Usai 9 Tahun Luncurkan 3 Buku
Sumber :
  • VIVA Jakarta

VIVA Jakarta – Apa kesan anda bila dihadapkan tentang seorang anak, usia 9 tahun? Kebanyakan kita pasti akan mengatakan anak seusia itu suka bermain, asik dengan medsos dan gadget-nya, serta bentuk kesenangan lain. Namun kalau ternyata seusia itu sudah meluncurkan 3 buku sekaligus?

img_title Perluas Jejaring Asia Tenggara, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Thailand

Nama lengkapnya Putri Alya Sidik. Benar, Alya biasa ia disapa, masih berusia 9 tahun. Peluncuran 3 bukunya itu juga sekaligus perayaan ulang tahunnya yang ke-9, Selasa 9 Juni 2026. Bahkan ketiga bukunya tersebut berbahasa Inggris. Buku-buku itu berjudul, “My School is My Second Home”, lalu ada “I Love Healthy Food” dan yang ketiga “Learning Piano Makes Me Happy”.

Ketiga buku tersebut mencerminkan kesehariannya. Melalui buku-buku tersebut, Alya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan yang baik, yang didapatkan dan dijalani oleh anak-anak Indonesia.

img_title Wamen Fajar Tegaskan Pidato Presiden Prabowo Adalah Pandangan Utuh Pembangunan Manusia

“Aku ingin teman-temanku bersemangat dan gembira di sekolah, lebih suka makanan sehat, dan juga melakukan kegiatan yang menyenangkan di luar sekolah. Karena aku dan teman-temanku harus menjadi anak Indonesia yang sehat,  pintar, dan berprestasi,” kata Alya dalam peluncuran bukunya di Hotel Gran Kemang, Jakarta Selatan.

Kehadiran Alya (9), setidaknya memberi nuansa positif ditengah gempuran media sosial yang dahsyat. Budaya digital menjadi persoalan baru bagi perkembangan anak-anak saat ini. Tapi Alya menjadi pengecualian. Menkomdigi, Meutya Hafid, bahkan mengakui  itu.

img_title Pustakawan Jadi Penjaga Memori Kolektif, Identitas, dan Pengetahuan Bangsa di Era Teknologi Digital

“Tumbuhnya keberanian Alya untuk menerbitkan buku di usia 9 tahun menjadi hal yang patut diapresiasi dan dirayakan. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia memiliki kreativitas, imajinasi, dan keberanian untuk berkarya sejak dini,” ungkap Meutya dalam kata pengantarnya. 

Membaca dan menulis, tetap harus menjadi kegiatan yang menyenangkan di tengah gempuran digitalisasi dan perkembangan teknologi saat ini. Juga membantu anak untuk melatih berpikir, berkreasi dan mengenal dunia luas.

Alya sendiri berkeinginan menulis serial buku tentang kehidupan sehari-hari dan diberi label Diary of Alya, dengan target terbit minimal tiga buku baru setiap tahun. 

Buku-bukunya ini penuh dengan warna, selain berbahasa Inggris. Juga di dalamnya berisi berbagai gambar yang menyenangkan terutama bagi anak-anak.

Halaman Selanjutnya
img_title