Pemkot Jakarta Timur Keruk Saluran Air Demi Antisipasi Banjir

Pemkot Jakarta Timur keruk saluran air
Sumber :
  • Dok. Pemkot Jakarta Timur

VIVA Jakarta – Menghadapi puncak musim hujan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur secara serentak bersama masyarakat melakukan pengerukan sedimen saluran air dan drainase di seluruh kecamatan. Aksi tersebut untuk memastikan saluran berfungsi optimal dalam mencegah genangan maupun banjir.

img_title Usai Insiden Maut, Pemkot Jaktim Gaspol Benahi Jalan Kramat Jati yang Licin

Penegasan itu diungkapkan Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, saat meninjau pengerukan sedimen saluran air penghubung (Phb) Waru, di Jalan Waru, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis, 15 Januari 2026. Menurutnya, fokus kegiatan pada saluran-saluran yang sudah lama tidak dikuras.

“Jadi seluruh saluran yang memang selama ini tidak pernah dikuras itu yang jadi sasaran kita,” ujarnya, Kamis, 15 Januari 2026.

img_title Ancaman Banjir Mengintai, 360 Personel Dikerahkan Bersihkan Kali Grogol Jakbar

Pemkot Jakarta Timur keruk saluran air

Photo :
  • Pemkot Jakarta Timur

Salah satu fokus pengerukan sedimen saluran air di antaranya berada di Jalan Bunga RW 09 Kelurahan Palmeriam Kecamatan Matraman, Jalan DI Panjaitan Kelurahan Rawa Bunga dan Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jalan Kelurahan Lama RT 001 RW 015 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jalan R.A Fadilah RW 08 Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo.

img_title Saluran Air Nyaris Tertutup 90 Persen, 500 Personel Dikerahkan Cegah Banjir Jaksel

Kemudian Phb Kali Jodo Jalan Raya Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jalan Hankam Selatan RT 003 RW 02 Kelurahan Ceger Kecamatan Cipayung, Jalan TMII 1 Kelurahan Pinang Ranti Kecamatan Makasar, Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT) Kelurahan Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jalan Waru Doyong RT 006 RW 08 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung dan Phb Waru Jalan Waru, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung.

“Jadi baru ini saluran Phb Waru baru dikuras, dan kita lihat sendiri sedimen lumpurnya bisa satu meter dan sepanjang satu kilometer ini sudah dikerjakan kurang lebih 2/3-nya jadi sisa 1/3 lagi. Ini sudah dirasakan oleh warga yang berada di Jalan Jeruk maupun Jalan Aren ketika hujan deras tidak ada genangan lagi. Secepatnya akan kita selesaikan secara terus menerus, nanti kita beralih lagi ke Phb yang lain. Mudah-mudahan ini mendapatkan hasil yang maksimal dan efek yang bagus untuk masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua RW 07 Kelurahan Rawamangun, Ramli, menambahkan dengan adanya pengerukan lumpur di Phb Waru tersebut sangat bermanfaat dalam mengentaskan genangan atau banjir di beberapa wilayah sekitar Jalan Waru.

Halaman Selanjutnya
img_title