Amankan Demo Buruh di DPR, Kapolda Minta Anggotanya Tidak Represif
- ANTARA/HO-Humas Polri.
Jika ditemukan barang terlarang, seperti bom molotov atau senjata tajam, sambung dia, maka akan segera diamankan sesuai prosedur, tanpa bertindak sendiri.
"Kendalikan diri kita, sabar dan terukur. Jangan mudah terprovokasi, jangan ada pelanggaran aturan. Semua bergerak satu komando," ujar Asep.
Selain polisi, personel TNI juga disiagakan di sekitar Gedung DPR/MPR dan sejumlah titik perbatasan, seperti stasiun, untuk mengantisipasi gangguan keamanan.
"Tidak ada yang membawa senjata api, tidak ada penembakan. Jangan bersikap agresif atau emosional. Keselamatan masyarakat dan anggota adalah prioritas, kita kedepankan sikap humanis," tegas Asep.
Seperti diketahui, ribuan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta disiagakan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa pada hari ini sehingga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. (Ant)