Layanan IMMICare, Ketika Imigrasi Hadir Menyelamatkan Nyawa
- Dok. Ist
VIVA Jakarta – Di tengah perhatian publik terhadap isu dugaan pungutan liar di lingkungan Imigrasi Batam, layanan inovatif IMMICare justru mendapat respons positif dari masyarakat. Program jemput bola ini dinilai memberikan solusi cepat, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Layanan milik Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam tersebut bahkan disebut berperan penting dalam situasi kritis, termasuk membantu proses penanganan medis lintas negara.
Apresiasi datang dari keluarga seorang balita yang harus segera dirujuk ke Malaysia untuk mendapatkan perawatan intensif. Mereka mengaku terbantu dengan kecepatan layanan IMMICare yang memungkinkan pengurusan paspor selesai dalam waktu singkat.
“Kalau tidak ada IMMICare, kami tidak tahu bagaimana nasib anak kami. Prosesnya sangat cepat, sehingga kami bisa langsung berangkat ke Malaysia untuk pengobatan,” ujar Lina, orang tua dari balita saat menghadiri acara Halal Bihalal Rumah Sakit KPJ Johor di Aston Batam, Jumat
Diketahui, layanan IMMICare diberikan pada 4 Maret 2026 di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Saat itu, kondisi darurat mengharuskan pasien segera diberangkatkan ke luar negeri, sementara dokumen perjalanan belum tersedia.
Melalui respons cepat petugas imigrasi, paspor berhasil diterbitkan dalam hitungan jam. Balita tersebut kemudian dapat segera diberangkatkan untuk memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan.
Keluarga pasien juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, atas layanan yang dinilai humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dihubungi terpisah, Minggu (5/4), Hajar Aswad menegaskan bahwa IMMICare merupakan bentuk komitmen menghadirkan pelayanan prima, khususnya dalam kondisi mendesak.
“IMMICare kami hadirkan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian secara darurat tetap terlayani dengan cepat dan tepat. Tidak hanya di rumah sakit, layanan ini juga menjangkau pasien yang dirawat di rumah,” ujarnya, Minggu (5/4).
Ia menjelaskan, IMMICare tidak hanya mempercepat penerbitan paspor, tetapi juga memberikan pendampingan hingga proses keberangkatan ke luar negeri.
“Kami juga memfasilitasi pasien dan keluarga saat akan berangkat ke luar negeri melalui jalur khusus tanpa antre. Dalam proses ini, kami turut berkoordinasi dengan Badan Karantina Kesehatan untuk penerbitan izin angkut,” tambahnya.