Jaga Harga Pangan Tetap Stabil, Provinsi Papua Gelar GPM di 18 Distrik
- Dok. Istimewa
VIVA Jakarta – Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak kembali digelar di Provinsi Papua. Program ini dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (29/8) kemarin itu digelar serentak di 18 distrik di sejumlah wilayah Papua. Sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah, mulai dari beras, minyak goreng, hingga gula pasir.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, menegaskan bahwa GPM merupakan langkah nyata pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tanah Papua.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi di daerah,” ujar Fatoni.
Pj Gubernur Papua Agus Fatoni meninjau gudang Bulog
- Dok. Istimewa
Sejumlah daerah mencatat angka penjualan yang signifikan. Di Kabupaten Jayapura (Distrik Depapre) terjual 1.020 kg beras, sementara di Kabupaten Keerom (Distrik Arso) mencapai 1.290 kg beras. Di Kabupaten Kepulauan Yapen, pelaksanaan di lima distrik berhasil menyalurkan 5.500 kg beras.
Tak kalah besar, Kabupaten Waropen (Distrik Waropen Bawah) tercatat menjual 2.000 kg beras, Kabupaten Biak Numfor di tiga distrik menyalurkan 2.385 kg beras, Kabupaten Supiori (Distrik Supiori Timur) 1.080 kg beras, dan Kabupaten Sarmi (Distrik Sarmi Kota) 5.000 kg beras.