TNI Tertibkan Penambangan Emas Tanpa Izin di Nabire, 10 Alat Berat Diamankan
- Dok. Puspen TNI
VIVA Jakarta – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Korwil Nabire melakukan penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (4/5/2026).
Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus perlindungan kawasan hutan dari aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan.
Penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah
- Dok. Puspen TNI
Operasi dipimpin langsung oleh Komandan Satgas PKH Halilintar Brigjen TNI Edwin Apria Chandra dengan sasaran penertiban di Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa. Dalam pelaksanaannya, Satgas menghadapi medan yang sulit di kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal.
“Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Satgas menghadapi medan yang cukup sulit di kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal. Meski demikian, personel Satgas tetap melaksanakan penertiban secara tegas dan terukur hingga berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas lebih dari 200 hektar,”ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, Kamis, (7/5)
Selain melakukan penertiban di area tambang ilegal, Satgas PKH juga mengamankan sejumlah alat berat yang digunakan dalam aktivitas penambangan. Total terdapat 10 unit alat berat yang terdiri dari enam excavator dan empat loader.
Tidak hanya itu, Satgas turut mengamankan sejumlah operator alat berat dan pengawas tambang yang berada di lokasi untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh alat berat yang ditemukan di lokasi langsung dibekukan operasionalnya.
“Selanjutnya, alat berat tersebut diamankan dan dibekukan operasionalnya, serta Satgas memasang plang sebagai tanda penguasaan di lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat dan para penambang,” ujar Aulia
Penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah
- Dok. Puspen TNI
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Satgas PKH mendapat dukungan dari jajaran teritorial Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 173/Praja Vira Braja. TNI menegaskan akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi sumber daya alam nasional.
“TNI akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi kelestarian sumber daya alam di seluruh wilayah NKRI,” pungkasnya