Menkomdigi Ingatkan Algoritma Dapat Percepat Penyebaran Radikalisme
- Dok. Kementerian Komdigi
Jurnalis Kompas Sari Febriane menambahkan bahwa penyebaran propaganda telah berubah drastis dibandingkan masa lalu. Jika sebelumnya narasi kekerasan disebarkan melalui VCD atau dokumen fisik, kini ruang siber memungkinkan penyebaran berlangsung lebih cepat, lebih personal, dan terus berulang.
“Ruang siber menjadi breeding ground sekaligus playing ground bagi berbagai kejahatan yang memakai narasi sebagai kekuatannya. Yang lebih berbahaya daripada senjata adalah cerita,” ujar Sari.
Selain diskusi, kegiatan tersebut juga diisi dengan peluncuran buku Atas Nama Surga: Algoritma Radikalisasi hingga Manipulasi Kesadaran karya Alexander Sabar. Peluncuran dilakukan bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Pemimpin Redaksi Harian Kompas A. Haryo Damardono.