Bukan Lagi TPS! Lokasi Penumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke Jakbar Bakal Ditutup Permanen

Lokasi penumpukan sampah di RW 03 Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng
Sumber :
  • Dok. Pemkot Jakbar

VIVA Jakarta - Lokasi penumpukan sampah di lingkungan RW 03, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, bakal ditutup setelah seluruh sampah diangkut dan kawasan tersebut dibersihkan.

img_title Sampah Tak Lagi Jadi Masalah, 220 Pemuda di UBL Belajar Mengolah Limbah Jadi Pupuk Organik

Ke depan, lahan yang selama ini menjadi titik penumpukan tidak lagi difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah. Kelurahan Kedaung Kaliangke juga menyiapkan pola baru agar sampah dari lingkungan warga tidak kembali menumpuk di lokasi tersebut.

Lurah Kedaung Kaliangke, M Ghufri Fatchani, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudis LH) Jakarta Barat untuk mengangkut seluruh sampah sekaligus mengosongkan lokasi.

img_title Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas

“Kami sudah meminta untuk mengosongkan wilayah ini dari sampah seperti dulu sebelum ada masalah di Bantar Gebang,” kata Ghufri, dikutip  dari dalam keterangan resmi Pemkot Jakbar, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Ghufri menjelaskan, setelah lokasi dibersihkan, gerobak sampah dari masing-masing lingkungan tidak lagi diperbolehkan membuang sampah di lahan tersebut.

img_title Ancaman Banjir Mengintai, 360 Personel Dikerahkan Bersihkan Kali Grogol Jakbar

Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya mencegah lokasi kembali menjadi titik penumpukan sampah. Sampah residu dari lingkungan RT nantinya diarahkan langsung menuju truk pengangkut yang telah disiapkan.

“Nantinya gerobak sampah dari RT langsung membuang sampah residu ke truk pengangkut, sehingga tidak ada lagi penumpukan di lokasi ini,” katanya.

Sebagai lokasi pengganti, petugas akan membuang sampah residu ke truk pengangkut yang disiapkan di lingkungan RW 02. Dengan pola tersebut, sampah dari permukiman diharapkan dapat langsung masuk ke armada pengangkutan tanpa terlebih dahulu ditumpuk di lahan kosong.

Langkah ini sekaligus mengubah pola pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Jika sebelumnya sampah dikumpulkan di satu titik sebelum diangkut, ke depan prosesnya diarahkan lebih langsung dari gerobak menuju truk pengangkut.

Ghufri memastikan pihak kelurahan akan melakukan pengawasan agar lokasi yang telah dibersihkan tidak kembali digunakan untuk membuang sampah.

“Setelah ini kosong, kami akan jaga supaya tidak ada lagi yang membuang sampah ke sini. Tentunya yang menjaga adalah petugas PPSU. Kalau ada gerobak datang, akan diarahkan agar tidak membuang di lokasi ini,” tutur Ghufri.

Dengan penutupan titik penumpukan tersebut dan perubahan pola pengangkutan, Kelurahan Kedaung Kaliangke berharap tidak ada lagi penumpukan sampah di lahan kosong RW 03. Pengawasan juga akan dilakukan setelah proses pembersihan selesai untuk memastikan lokasi tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah.